#s14stopmotion

#s14stopmotion adalah proyek seni mini yang bisa dinikmati di IGStory @sosiologi14 selama 24 jam. Seperti konsep ‘take over’ , s.14 akan menyebarkan ulang (re-post/re-share) setiap frame materi stopmotion dari seniman yang kami undang. Kami mengundang  seniman untuk berkarya merespon, memanfaatkan media igstory sebagai media menampilkan karya barunya berupa gambar bergerak atau animasi atau stopmotion. Seniman dapat memakai media tersebut dengan imaji apapun, baik itu yang berbasis obyek, fotografi, gambar, ilustrasi,  video maupun variasi dan kemungkinan lainnya dengan durasinya yang tidak terbatas. Hasil akhir dari setiap frame yang dibagikan di IGstory akan dibuatkan video animasi/stopmotion yang akan di pamerkan bersama di ruang pamer virtual s.14 di website ini.

“Freedom of Imagination” 

oleh Wanggi Hoediyatno,  

video, 36 sec,  

2020

Albert Einstein pernah bilang begini : Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Yap! Bila pengetahuan yang kita dapat sebenarnya lahir dari imaji-imaji tentang segala hal yang telah kita pelajari, entah yang merujuk pada objek yang nyata ataupun yang imajiner. Imaji-imaji yang didapat sepertinya semacam bahan baku penyedia untuk mengolah dan merumuskan pengetahuan itu sendiri. Imajinasi memang membuat dunia menjadi hadir dalam banyak kemungkinan-kemungkinan, juga mampu membuat kita menghayati dunia dan kenyataan, imaji-imaji dari sebuah objek ketiadaan menciptakan suatu tindakan dan momen puitisnya ke berbagai tempat dan kondisi juga peristiwa disetiap masanya. Sepertinya kita musti merawat kebebasan imajinasi masing-masing agar tetap tumbuh serta berkelanjutan.

Sampahmu Tanggungjawabmu

oleh Prilla Tania

Video

Durasi :  26 detik

2020

Pengalaman berkebun dan bersawah beberapa tahun belakangan, terlalu sering menemukan serpihan atau onggokan plastik atau logam serta bahan2 yang tidak terurai kembali menjadi tanah. Hal ini menimbulkan kegemasan yang kadang  memuncak, seperti yang tertuang dalam karya ini. Dibuat di atas tanah sawah dengan memanfaatkan sampah2 yang ditemukan di sekitar.

After Afterimage

oleh Henrycus Napit Sunargo

Stopmotion

Durasi : 34 detik

2020

Sekadar refleksi mengingat kembali karya Afterimage yang dipamerkan 10 tahun yang lalu di Ruang Depan s.14, dan juga merupakan kompilasi image selama 10 tahun. Ini adalah refleksi dari wujud reaksi spontan untuk mencoba memungut kembali fragmen-fragmen yang masih hadir dalam lingkungan domestik hari ini. Image hitam putih yang didominasi bayangan masih tetap menjadi representasi kondisi domestik (fisik maupun cahaya) yang memang tidak mengalami perubahan selama 2 dekade ini.

“Draaiende distel”

oleh Ratu R. Saraswati

Stop motion

Durasi 39 detik

2020

Bunga thistle ini sudah menemani saya selama sebulan. Adalah sebuah kebiasaan baru untuk memiliki bunga potong sebagai dekorasi ruangan ketika mulai menetap di Belanda. Kehadiran bunga potong yang sudah tidak dapat bergerak layaknya bunga hidup yang bertumbuh dan merespon arah matahari, membuat saya memikirkan kembali bagaimana cara menghidupkan bunga yang kadung mati ini sebagai konsumsi manusia menghiasi ruangan dalam rumah, dan pada kasus saya yakni sebagai pelipur lara dalam masa pandemi yang membatasi ruang gerak.

Seorang teman pernah berpendapat sembari bersenda gurau, katanya, kupu-kupu itu adalah ciptaan kedua Tuhan setelah menciptakan ngengat, karena ngengat itu seperti draft pertama yang perlu disempurnakan. Maka, jadilah kupu-kupu lebih sempurna dan lebih elok. Saya membuat kupu-kupu kertas ini dengan sekali potong tanpa sketsa, lalu setelah itu berusaha menggerakannya dengan teknik stop motion. Jika Isa bisa menghidupkan tanah liat menjadi burung…..

“Story of an Untitled Painting

Victoria Cattoni
Stopmotion
Durasi 1 minutes/60 sec
2020

The painting, Untitled #2, 2019, is one part of a continuum of paintings created during several art residencies in the rural Alentejo region of Portugal, east of Lisbon. It’s hard not to overestimate the beauty of the place and the affect this has on the senses. I walk a lot to sensitize myself to these surroundings, and I dance. The paintings do not represent the landscape but are snatches grabbed in passing, light, movements, dust, shadows wavering, lumps, clods of earth and landscape, and sky whisperings – all the time walking across and listening to this old land. I begin with earth-toned layers, working on the ground, slowly building up layers of colour and marks, in an intimate dialogue with the painting over a number of weeks. When painting, I try to create a space that moves between playful abandon and intense consideration. The painting provides a lull.

” Vanished”

oleh Adhya Ranadireksa

Stop motion

2020

Durasi 17 detik

Berangkat dari lukisan “The Creation of Adam” (Italia: Creazione di Adamo) adalah lukisan karya seniman Italia Michelangelo, yang merupakan bagian dari langit-langit Kapel Sistina, dilukis c. 1508–1512. 

Gambar tangan Tuhan dan Adam yang hampir menyentuh telah menjadi ikon diciptakannya umat manusia pertamakali, khususnya saat Tuhan memberikan nyawa ke Adam.

Dalam karya stop motion ini, mengadopsi simbol tangan saat pemberian nyawa oleh Tuhan (The Creation of Adam), saya mengilustrasikan adegan itu dalam pengartian yang berlawanan, yaitu saat dimana nyawa /kehidupan diambil kembali oleh Nya.

Karenanya saat setelah jari bersentuhan, menjadi momentum dimulainya proses kematian dan makhluk hidup mulai terurai kembali menjadi elemen/partikel kecil.